Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Cibubur, Jakarta Timur, 7 Februari 2020 Pukul 15:30 WIB,

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA selaku Ketua STIKes Mitra RIA Husada didampingi oleh Wakil Ketua II Bidang Non Akademik, Ibu Dra. Ninin Nirawaty, MEd.PA berbincang – bincang dengan Perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI (Bapak Ikhsan, Ibu Nani dan Bapak Yuri) membicarakan tentang Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA sekaligus mempromosikan kepada perwakilan KPPPA terkait upaya SMRH mendukung upaya menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, serta peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga melalui konsulen tenaga kesehatan yg dihasilkan oleh SMRH.

ASEAN Stategic Framing On Gender Mindstreaming

Cibubur, Jakarta Timur, Jumat, 7 Februari 2020, Pukul 11:00 WIB,

Ketua STIKes Mitra RIA Husada (SMRH), Dra. Sri Danti Anwar, MA sedang berbincang – bincang dengan Konsultan US-Prospect yakni Miss Nasima dari Inggris, dan Miss Seema dari Washington DC.

Pertemuan tersebut mendiskusikan tentang ASEAN Stategic Framing On Gender Mindstreaming, di mana Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA memberikan arahan – arahan terkait Kerangka Strategic Pengarus Utamaan Gender .

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA adalah salah satu member ASEAN Commision on the Promotion and Protection of the Right of Women and Children (ACWC).

Ibu Ketua SMRH sekaligus mempromosikan keberadan SMRH, yang secara kebetulan Miss Seema fokus dari latar belakang Kesehatan Reproduksi.

WACANA IMPLEMENTASI KERJASAMA PENGELOLAAN LAHAN ANTARA SMRH DENGAN TRUBUS

(Selasa, 4 Februari 2020) Ketua STIKes Mitra RIA Husada (SMRH) sedang berbincang – bincang dengan Ibu Raffi dan Tim dari Trubus Bina Swadaya di Toko Trubus Cimanggis Depok membicarakan implementasi kerjasama pengelolaan lahan antara SMRH dengan Trubus pada tahun 2020 yang bertujuan untuk Pengabdian kepada Masyarakat, memberikan pelatihan kepada masyarakat lingkungan sekitar lingkungan Kampus serta memberdayakan Mahasiswa dan Dosen SMRH untuk berkonstribusi terhadap lingkungan SMRH menjadi lahan non produktif menjadi kebun bergizi.

Usaha Siapkan Satu Bidan Untuk Setiap Posyandu

Hari Selasa pagi ini January 28, 2020, Ibu Dr. Sri Danti Anwar, Ketua Stikes Mitra RIA Husada didampingi Prof. Dr. Haryono Suyono, selaku Pembina Perguruan Tinggi yang sama bersama Ibu Dr. Sri Hartati Pandi dan seluruh jajaran Pimpinan Sekolah Tinggi yang mengelar kuliahnya di kawasan Cibuvur Jakarta telah diterima dan mengadakan pembicaraan yang intensif tetang kegiatan Perguruan Tinggi itu sebagai penyedia tenaga bidan professional yang bermutu bersama Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, SPOG yang didampingi oleh Dr. Dwi Listyawardani, MSc dan jajaran staf lainnya di kantor BKKBN Pusata di Jakarta. Kegiatan penyediaaan tenaga bidan oleh perguruan tinggi itu bermula karena Ibu Tien telah diminta oleh Almarhum Presiden HM Soeharto berhubung menurut pelaporan Kepala BKKBN pada waktu itu untuk 60.000 desa di Indonesia hanya dimiliki tidak lebih dari 8.000 bidan. Padahal sebagian besar bidan tersebut bekerja di Rumah Sakit dan hampir tidak ada yang bekerja di desa.

Pada saat BKKBN sedang gencar mengusahakan kesertaan KB dari desa, praktis jajarean bidan tidak secara maksimal memberikan pelayanan di desa dengan baik karena tidak tersedia tenaga dokter atau bidan di desa yang cukup jumlahnya. Pada suatu saat atas permintaan Kepala BKKBN yang waktu itu dipimpin oleh Dr. Haryono Suyono, tanpa adanya bidan, maka pelayanan KB tidak bisa dijalankan sesuai target waktu yang ditentukan dengan baik untuk menurunkan tingkat kelahiran menjadi separo dari keadaan tahun 1970 pada tahun 2000. Lebih-lebih lagi tidak bisa dipercepat menjadi separo pada tahun 1990 seperti diarahkan oleh Presiden atas permintaan Kepala BKKBN agar bisa mengejar ketertinggalan Indonesia dalam pembangunan, khususnya karena tingkat kematian ibu hamil dan melahirkan yang tinggi dan angka kematian anak yang juga sangat tinggi.

Dr. Sri Danti Anwar menyatakan bahwa Sekolah Tinggi yang dipimpinnya selain menyediakan pendidikan untuk bidan yang berkualitas juga memiliki program studi Kesehatan Masyarakat yang telah meluluskan tenaga yang banyak berkiprah dalam posisi dan kegiatan promosi kesehatan dan KB di berbagai daerah. Sekolah Tinggi ini juga sedang mempertimbangkan beberapa program studi baru dalam bidang yang mendukung pengembangan yang lebih baik dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Disamping itu dalam menyelenggarakan pendidikan bidan, diberikan juga kegiatan penelitian dan pengembangan yang luas, termasuk praktek untuk para bidan di klinik dan di lapangan yang luas di desa sesuai perkembangan pelayanan untuk ibu hamil dan melahirkan atau pelayanan untuk anak menyusui dan anak balita.

 

Dalam hal pelayanan untuk ibu hamil dan melahirkan, Prof. Dr. Haryono Suyono menambahkan keinginan untuk memberikan prioritas kepada daerah-daerah yang relatif tidak banyak memiliki tenaga bidan seperti pernah dilakukan dengan memberikan pendidikan bidan bagi Provinsi Papua beberapa waktu yang lalu. Oleh karena itu Ibu Danti sebagai Rektor memohon kerja sama dengan BKKBN guna ikut mendorong Provinsi dan Kabupaten/Kota yang sangat memerlukan tenaga itu bisa mengirim mahasiswa ke sekolah Tinggi ini yang tidak saja sangat berpengalaman tetapi juga bisa menyediakan asrama yang memadai untuk mahasiswa dari luar kota, atau pondokan yang relatif ringan karena kampusnya tidak berada di tengah kota Jakarta.

Dalam hubungan tenaga bidan ini, Ibu Danti, diperkuat oleh Pembina Yayasan Prof. Dr. Haryono Suyono, mengusulkan agar ada study pengembangan yang berisi pelatihan bidan dan pasangan usia subur yang sedang hamil untuk mengenal secara mendalam keadaan kehamilannya, terperinci atas risiko sakit dan kematiannya, dengan arahan agar setelah dikenal keadaan ibu hamil  sesuai risiko yang dimilinya, setiap Ibu hamil di dampingi secara ketat oleh bidan sehingga biarpun risiko tinggi tetap melahirkan dengan selamat atau tingkat kematiannya nol.  Dengan demikian yang dipelajari bukan hanya kualitas bidannya, tetapi hasil dari penelitian yang yang mengikuti proses kehamilan dari ibu yang ada di desa dan usaha preventif mencegah dan mengantar ibu hamil itu melahirkan dengan selamat dengan angka kematian ibu hamil dan melahirkan nol.

Tentang program FKM disampaikan kepada Kepala BKKBN bahwa dimasa lalu Program Studi ini ikut mengantar pendidikan untuk para dokter dan non dokter yang apabila selesai studinya menguasai masalah kesehatan secara umum sekaligus ilmu kemasyarakatan sehingga sangat cocok untuk kader-kader Pimpinan BKKBN yang harus bergerak tidak lagi linear dalam bidang kesehatan tetapi dapat mengantar keluarga Indonesia menguasai delapan fungsi keluarga sebagai arahan pemberdayaan keluarga sesuai UU nomor 10 tahun 1992 atau UU nomor 52 tahun 2009 yang menjadi misi BKKBN sejak tahun 1970, yaitu membangun keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera serta memiliki nilai fungsi keluarga yang unggul.

Menanggapi berbagai masukan tersebut Kepala BKKBN menyambut baik kontribusi Sekolah Tinggi yang didirikan oleh Almarhum Ibu Tien Soeharto itu dan berjanji siap bekerja sama. Bahkan Kepala BKKBN mengajak Stikes Mitra RIA Husada mulai mengambil daerah misalnya Jakarta Selatan, Banten atau ikut program di Daerah Ciracas yang sedang di kembangkan bersama salah satu penyumbang kegiatan untuk sebuah Desa menggunakan pendekatan khusus media informasi yang dianggap mutakhir dan diperkirakan memudahkan binaan dalam jangka panjang.

 

Kepala BKKBN juga siap menyediakan alat dan obat kontrasepsi untuk para kader bidan yang sedang mengikuti kuliah dalam pengawasan dan bersama dosennya dapat mengadakan pendekatan kepada masyarakat dalam pelayanan KB sehingga apabila lulus sebagai bidan sudah sekaligus mengikuti ujian kompetensi yang dianggap menjadi mahir dan berhak melakukan pelayanan yang bersifat mendiri.

Pada akhir pertemuan disepakati akan segera dilakukan tindak lanjut agar maksud baik pendirian Perguruan Tinggi Stikes Mitra RIA Husda yang digagas atas instruksi Presiden Soeharto melalui Ibu Tien Soeharto itu dilanjutkan sesuai gagasan awal dan berkembang maju dengan kualitas tinggi demi pelayanan yang bermutu guna meningkatkan kenikmatan dan kesejahteraan pasangan usia subur yang menjadi sasaran utamanya. Semoga.

English Conversation Day bersama Dra. Sri Danti Anwar, MA (Ketua STIKes Mitra RIA Husada),

English Conversation Day bersama Dra. Sri Danti Anwar, MA (Ketua STIKes Mitra RIA Husada),
Setiap hari Jumat pukul 14:00 s/d 15:00 WIB

Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada minggu lalu, Jumat (17 Januari 2020), dengan peserta mahasiswa Prodi S1 Kesmas, semester 7 kelas reguler
Topik pertemuan pertama :
Introduce Your Self and Your Friends

Tujuannya dilaksanakannya Conversation Day ini adalah memberikan nilai tambah kepada mahasiswa terutama S1 Kesmas untuk menghadapi dunia kerja yang semakin menuntut keterampilan salah satunya adalah keterampilan ber bahasa Inggris.

SMRH Peduli Bencana Longsor dan Banjir Bandang

BEM  SMRH melakukan kegiatan peduli bencana longsor dan banjir bandang di kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor pada hari Sabtu tanggal 11 Januari 2020. Sumber Donasi berasl dari ketua dan jajaran YKBRP, Ketua SMRH serta dari karyawan, dosen beserta mahasiswa SMRH.

 Donasi yang terkumpul dibelanjakan dalam bentuk sembako ( Beras, gula, minyak, makanan siap saji, Mie instan ), perlengkapan sekolah, bumbu dapur , susu , diapers, minyak kayu putih, bedak gatal  serta alas tidur untuk korban bencana. Penyerahan bantuan diserahkan langsung ke posko utama di kantor kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

 Tim yang berangkat berjumlah 15 orang yang terdiri dari 2 orang dosen, 2 orang karyawan serta 11 orang perwakilan mahasiswa.

SMRH LAKUKAN KERJASAMA DENGAN PT TRUBUS MITRA SWADAYA

Jakarta, 9 Januari 2020

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) adalah kampus kesehatan yang rindang dan hijau di wilayah DKI Jakarta dengan luas tanah 38.000 meter persegi.

Sebagai kampus kesehatan yang juga konsen pada kesehatan lingkungan, yaitu sebagai kampus yang bebas dari kebisingan dan polusi.

Pada hari selasa, 7 Januari 2020 SMRH dalam hal ini Ketua SMRH Dra. Danti Anwar, MA dan Yustina Erna Widyastuti Direktur PT. Trubus Mitra Swadaya melakukan penandatangan kerjasama  tentang pelaksanaan pengelolahan lahan untuk pelatihan dan pemberdayaan masyarakat di kampus SMRH.

Kerjasama tersebut bertujuan untuk penataan kawasan menjadi taman hijau dengan dipenuhi bibit tanaman buah dalam plybag/drum yang merupakan tanaman transit sebelum dipindah ke pembeli, di tanam juga tanaman buah permanen di tanah di lingkungan SMRH dan sayuran-sayuran organik.

Hal tersebut juga dapat menambah keindahan halaman di lingkungan kampus SMRH yang luas dan hijau.

PKL MAHASISWI KEBIDANAN SMRH

Jakarta, 9 Januari 2020

Kebidanan komunitas adalah pelayanan kebidanan yang menekankan pada aspek psiko-sosial budaya yang ada di komunitas (masyarakat sekitar). Maka seorang Bidan di tuntut mampu memberikan pelayanan yang bersifat indovidual maupun kelompok. Untuk itu, seluruh mahasiswi Prodi D-III Kebidanan Tingkat II Semester V Angkatan XIV Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) rencana akan melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mulai tanggal 13 Januari -1 Februari 2020 di Desa Kalong Liud Kecamatan Nanggung Bogor.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sesuai dengan kebijakan safe mother hood dan prinsip primary health care yaitu perlu adanya pendekatan yang mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di masyarakat dalam bentuk pelayanan kebidanan yang bersifat promotif dan preventif, serta mampu menggerakkan Peran Serta Masyarakat (PSM).

Kemarin (8/1) telah dibuka kegiatan Pra PKL di Dinkes Kabupaten Bogor yang dihadiri oleh Ketua SMRH Dra. Sri Danti Anwar, MA dan Kadinkes serta Kabid SKD dari Kabupaten Bogor atau yang mewakili.

Peringati Hari Ibu, SMRH Gelar Seminar mini

Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2019, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) menggelar acara seminar yang diadakan di Gedung Utama kampus pada Kamis 26 Desember 2019. Seminar ini dihadiri oleh para wakil ketua, dewan penyantun, mahasiswa/I SMRH, dosen beserta karyawan dan tamu undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trilogi.

Seminar ini bertujuan untuk memperingati perjuangan kaum perempuan di Indonesia, sebagaimana yang diungkapkan oleh narasaumber dalam acara ini yaitu Dra. Sri Danti Anwar, MA selaku Ketua SMRH.

“Kenapa kita perlu memperingati hari ibu? Karena kita ingin mengenang pergerakan perjuangan kaum perempuan di Indonesia  untuk merebut kemerdekaan pada saat itu.”

Selain itu Sri Danti juga menjelaskan sejarah bagaimana awal mula munculnya hari ibu di Indonesia yaitu bermula dari Kongres Perempuan Indonesia (KPI) pertama, yang diselenggarakan pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Dilanjutkan KPI kedua di Jakarta yang menetapkan fungsi utama perempuan Indonesia sebagai “Ibu Bangsa” yang wajib mendidik generasi baru yang lebih sadar rasa kebangsaannya. Hingga pada akhirnya tahun 1938 KPI di Bandung menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu.

“Hari Ibu dikukuhkan dengan Keputusan Presiden No. 316/ tahun 1959 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur.” Kata Sri Danti.

Dalam seminar ini tidak hanya membahas mengenai sejarah, pergerakan, dan perjuangan kaum perempuan saja. Tapi juga membahas betapa pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan bahaya seks pra nikah. Seperti yang dijelaskan oleh narasumber kedua, Nina Tresnayanti, S.Sit, M.Kes yang juga merupakan Dosen SMRH.

“Di Indonesia ada 63% remaja yang sudah melakukan hubungan seks pra nikah. Lalu apa bahayanya seks pra nikah itu? Ada rasa penyesalan, kecanduan, tidak ada jaminan untuk menikah, menikah terlalu muda, aborsi, terkena HIV AIDS, mengecewakan orangtua dan pasangan kelak, dan menjauh dari Allah.” Kata Nina.

Seminar yang bertemakan Perempuan Berdaya Indonesia Maju ini, merupakan seminar yang baru pertama kali dilaksanakan di SMRH. Semoga setiap tahunnya, seminar dalam rangka memperingati Hari Ibu bisa terus terselenggara.

SETETES DARAH ANDA, NYAWA BAGI SESAMA

Dalam rangka memeriahkan kegiatan Dies Natalis ke XVI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) mengadakan kegiatan donor darah yang di selenggaran pada hari Jum’at  27 Desember 2019. Acara tahunan ini merupakan kegiatan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat yang bersinergi dengan SMRH.

kegiatan donor darah yang dibuka untuk umum ini di laksanakan di Laboraturium Komplementer SMRH dikarenakan suhu ruangan yang sesuai dan tempat yang steril merupakan syarat penting untuk proses donor darah. Dalam kegiatan ini mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Sarjana Terapan Kebidanan dan D-III Kebidanan ikut pula membantu untuk proses kelancaran kegiatan ini.

Sebelum proses pengambilan darah di lakukan ada beberapa tahap yang harus di lakukan oleh pendonor, diantara proses registrasi keikutsertaan sebagai pendonor, pemeriksaan golongan darah, pengecekan sampel darah apakah layak untuk di ambil darahnya.

Kegiatan yang di lakukan dari jam 09.00WIB sampai jam 12.00WIB ini menargetkan sebanyak 75 kantung darah. Di harapkan pula dengan adanya kegiatan tahunan ini, membuat semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa selain banyak manfaatnya untuk kesehatan si pendonor, mendonorkan darah banyak manfaatnya untuk kepedulian bersama.

Humas & Marketing