Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini


Jakarta, Koranpelita.com

Prof Dr Haryono Suyono tampil sebagai pembicara utama dalam acara Webinar yang diselenggarakan STIKes Mitra RIA Husada, Sabtu 24 April 2021.

Ketua STIKes Mitra RIA Husada, Dra Sri Danti Anwar, MA membuka Webinar Nasional Hari Kartini membahas Seberapa Penting Pendewasaan Usia Perkawinan Anak Dalam Mewujudkan Kesehatan Perempuan yang Berkualitas.
Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo menjadi narasumber bersama Zoemrotin, Lenny N Roosalin, Hj Ella Royati dan moderator dr. H. Engkus Kusdinar Achmad, MPH.

Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini, karena itu sangat penting bagi keberlanjutan bangsa dan negara Indonesia.

Memelihara kesehatan dan pendidikan harus dimulai sejak dini agar bisa tumbuh dengan baik, karena pemeliharaan kesehatan itu sangat vital, dan menjadi target utama.

STIKes mendidik bidan guna mendukung peran perempuan, bidan bisa membantu wanita terus sehat. Bidan juga bisa menjadi tenaga ahli yang luar biasa, sehingga bidan harus memberikan petunjuk kepada para calon ibu agar menikah pada usia yang disarankan.

Mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada harus bisa mengikuti kuliah merdeka dan bisa belajar melalui internet dan media lainnya.

Dengan adanya sanggar Lansia diharapkan para lansia bisa bersilaturahmi sesama Lansia sehingga mereka bisa ada kegiatan dan berumur panjang.

Bidan juga bisa mengantar budaya baru dan keluarga sejahtera disertai dengan norma baru lebih cepat diadopsi oleh wanita berpendidikan.

Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo ( Ketua Umum PPI ) berbicara dengan topik Peranan PPI sebagai bagian dari Aliansi Pita Putih Global dalam mewujudkan Kesehatan Perempuan Berkualitas Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan.

Dra Leni N Rosaline , M.S.c ( Deputi Mentri Bidang Kesetaraan Gender ) dengan topik Kebijakan Dan Program Pemerintah Indonesia Tentang Pendewasaan Usia Perkawinan anak untuk Mewujudkan Perempuan Indonesia yang Berkualitas.

Zoemrotin K ( Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan ) dengan topik Pengalaman YKP dalam mengadvokasi tentang Pendewasan Usia Perkawinan anak Untuk mewujudkan Kesehatan Perempuan Yang Berkualitas.

Bidan Hj.Ella Royati,S.ST.,M.Kes (Mahasiswi Prodi Profesi Bidan SMRH Jakarta) dengan topik Dampak Pernikahan Usia Anak Perempuan Pada Kesehatan Reproduksi ( Dari Sisi Pengalaman Praktisi Bidan ). (D)

sumber : https://koranpelita.com/2021/04/24/haryono-suyono-kesehatan-dan-pendidikan-dimulai-sejak-dini/

Masyarakat Sangat Membutuhkan Informasi Kesehatan Dan Gizi Keluarga


28 Februari 2021 17:30 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id –
JAKARTA: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI)
hendaknya maju ke depan, mengajak orang-orang atau lembaga yang memiliki
pengaruh di masyarakat, agar memberikan informasi tentang pentingnya
kesehatan dan gizi keluarga. Dalam rangka memperkuat daya tahan tubuh di
masa Pandemi Covid 19 seperti yang terjadi sekarang ini.

Ajakan tersebut dikemukakan Prof Dr Haryono Suyono, dalam sambutannya
saat menjadi nara sumber secara virtual, pada acara Seminar Online
Tentang Peran Ketahanan Kesehatan Keluarga, yang diselenggarakan FKM-UI
bekerja sama dengan STIKes Mitra RIA Husada, dari Jakarta, Sabtu
(27)2/2021) sore.

Dikemukakannya, kita perlu mendidik rakyat untuk bertingkah laku
sangat pro pada gizi keluarga. Tidak saja tahu atau tidak pandai, tetapi
bertingkah laku makan bergizi di mana mana. Utamanya, saat mereka yang
sedang hamil dan mereka yang sudah lansia.

Pasalnya, mernurut Pakar Pemberdayaan Keluarga itu, stunting itu
tidak muncul secara mendadak, tetapi perlu waktu lama sangat lama. Untuk
itu, dalam penanganannya harus melibatkan banyak orang terutama para
kepala desa dan pimpinan daerah.

Dalam upaya penanganan stunting, keluarga memerlukan masukkan gizi
yang sangat baik. Hal itu, kata Haryono, dimulai sejak ibu hamil, harus
sudah diberikan makan makanan yang bergizi.

Selain Haryono Suyono, acara seminar online tersebut juga
menghadirkan dua pembicara lain. Yakni Prof Dr drg Sandra Fikawati MPH
dengan materi “Peran Gizi Keluarga di Era Pandemi Covid-19”, dan Prof Dr
Endang Anhari MOH drPH dengan materi “Pencegahan Stunting dalam
Keluarga di Era Pandemi Covid-19”.***

https://m.suarakarya.id/detail/128636/Masyarakat-Sangat-Membutuhkan-Informasi-Kesehatan-Dan-Gizi-Keluarga

Pelatihan Healthy Mom, Baby Massage and SPA

Massage/pijat merupakan terapi sentuh tertua dan terpopuler yang dikenal manusia. Pijat telah lama dilakukan hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan diwariskan secara turun temurun. Pijat tersebut bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengembalikan tubuh menjadi segar bugar kembali.  Pijat dapat diterapkan di semua kalangan umur mulai dari bayi hingga dewasa.

Program pelatihan ini ditujukan bagi tenaga kesehatan khusunya mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan yang ada di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Kompetensi ini akan meningkatkan kepercayaan diri bidan dalam Laporan Pelatihan memberikan pelayanan kebidanan yang komprehensif, serta menumbuhkan jiwa berwira usaha bagi bidan.  Selain itu pelatihan ini sebagai kompetensi/kurikulum unggulan Program Studi sehingga dijadikan pelatihan yg wajib di laksanakan dan dikuti oleh Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan. Berdasarkan hal tersebut diatas perlu dipersiapkan tenaga-tenaga bidan yang mampu memberikan asuhan prima untuk asuhan sayang ibu dan bayi dalam melakukan asuhan kebidanan. Masa pandemi Covid-19 masih menimbulkan ketidakpastian dalam dunia pembelajaran khususnya pada pelatihan, situasi ini berdampak pada beberapa kebijakan termasuk pada pola pelatihan Healthy Mom, Baby Massage And Spa sehingga pelatihan ini menggunakan metode daring WhatsApp Group, Live Zoom dan Google Form serta mekanisme pelaksanaan yang sudha disipakan oleh provaider IHCA.

Pelatihan ini dibuka secara virtual langsung oleh Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta ibu Sri Danti Anwar MA dan  pihak provaider IHCA (Indonesian Holistic Care Association) yaitu bunda Suratmi. Pelatihan ini berlangsung selama 15 hari dimulai pada tanggal 03 sampai dengan tanggal  15 Agustus 2020. Jumlah peserta dalam pelatihan ini berjumlah 129 terdiri dari Prodi Sarjana Terapan Kebidanan 90 mahasiswa, prodi Profesi Bidan 33 mahasiswa serta para dosen 6 dosen. Fasilitas yang didapat oleh masing-masing peserta antara lain : Modul materi, 2 sertifikat, video pembelajaran praktik seragam kaos dan goodie bag.

Adapun metode dalam pelatihan ini adalah online dengan menggunakan WhatsApp Group, Live Zoom, Google Form dna Telegram. Setiap harinya para peserta di share video praktk, penjelasan mtaeri dengan live zoom, diskusi taya jawab dengan para faslitator dan peserta. Evaluasi dalam setiap keterampilan dalam bentuk penugasan berupa pembuatan video praktik dan diberikan feedback oleh tim fasilitator IHCA lewat WhatsApp Group ataupun Telegram.

Tentunya materi dalam pelatihan ini terkait dengan asuhan pelayanan komplementer yakni pada kehamilan, nifas dan bayi, seabagai berikut :

Akhir dari penelitian ini seluruh peserta kompeten dan dinyatakan lulus diumumkan pada acara yudisium pelatihan sekaligus penutupan kegitan pelatihan ini. Kelulusan diumumkan oleh bunda Miya Prakoso selaku Manager IHCA.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus diterbitkannya sertifikat. Harapan panitia adalah seluruh peserta mendapatkan manfaat yang berarti dari kegiatan Pelatihan Touch Training: Healthy Mom, Baby Massage And Spa ini dan secara tidak langsung memberikan manfaat untuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan, dan tentunya bagi mahasiswa dapat menambah keterampilan pada asuhan kebidanan pelayanan komplementer.  (SK Panitia Pelatihan Healty Mom, BM, Spa-ICHA link : https://bit.ly/2EVOcNH ) (Materi link: https://tinyurl.com/y4twwrh3 )

Kelas Pelatihan Online Media Pembelajaran

Sesuai arahan Presiden dan Mendikbud seta LLDIKTI Wilayah III untuk selalu dapat menaati arahan dan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pemerintah. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tertanggal 17 Maret 2020 untuk melaksanakan work from home (WFH). Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan diperkenankan untuk bekerja dari rumah, tanpa mengurangi kinerja, tidak mempengaruhi tingkat kehadiran dan tidak mempengaruhi tunjangan kinerja. Selain itu, terdapat juga Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1 tertanggal 16 Maret 2020 yang salah satu poinnya adalah memberlakukan penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk Perguruan Tinggi di wilayah masing-masing, dan menyarankan mahasiswa untuk melakukan pembelajaran dari rumah.

Menaggapi hal di atas tentunya STIKES Mitra RIA Husada Jakarat tidak diam saja,  kami berupaya beradaptasi dan memenuhui semua kebutuhan dari para dosen dan mahasiswa. Salah satunya kebutuhan untuk pilihan melakukan pembelajaran secara daring. Memang tidak mudah dilakukan,  Pertama, memerlukan kesiapan perangkat dan tentu paket data internet yang masih dikelola secara mandiri. Kedua, tidak semua dosen dan mahasiswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan perkuliahan secara digital. Revolusi industri 4.0 memungkinkan kita melakukan inisiatif terbarukan untuk memaksimalkan fungsi komunikasi, transfer informasi, dan pengetahuan. penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini kami pun melakukan berbagai media pembelajaran jarak jauh pun dicoba dan digunakan. Sarana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online antara lain, E-learning, aplikasi zoom, Google Classroom, YouTube, maupun media sosial whatsapp. Sarana-sarana tersebut dapat digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran seperti di kelas. Dengan menggunakan media online tersebut, maka secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh mahasiswa maupun Dosen.

Dalam mendukung  semua dosen dan mahasiswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan perkuliahan secara digital. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta berupaya untuk memfasiltasi dosen dan mahasiswanya dengan menyelenggarakan “Pelatihan kelas online Metode Pembelajaran dengan pemanfaatan platform Quiziz, Edmodo, Google Form dan Camtasa Studio”. Pelatihan ini diselenggarakan dengan berkolaborasi/kerjasama dengan Dunia Akademisi.

Kelas pelatihan media pembelajaran ini dilakukan secara online menggunakan sarana WhatsApp, Youtube, dan Google Class. Peserta yang mengikuti dari kegiatan Pelatihan ini antara lain : Seluruh dosen SMRH dan mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan, Profesi Bidan, S1 Kesehatan Masyarakat dan D-III Kebidanan. Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan ini adanya peningkatan kemampuan sivitas akademika (tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa) khususnya dalam menggunakan beberapa metode pembelajaran daring.

Pelatihan ini sangat menarik bagi peserta terlihat pada  peserta yang antusias aktif dan respon selama pelatihan  begitu pula  saat menyelesaikan tugas dengan baik dan  segera. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 15 s/d 19 Juli 2020, dengan waktu pelatihan 19.30 s/d 21.30 WIB, dengan tempat dimasing masing peserta. Adapaun materi pelatihannya:

Akhir dari penelitian ini seluruh peserta kompeten dalam penggunan media pembelajaran dan dinyatakan lulus  dengan terbukti dengan adanya terbit sertifikat. Semoga dengan adanya pelatihan ini para dosen dan mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan lebih baik dan berkualitas. ( SK Pelatihan Pembelajaran Daring-Fin link : ( SK Kepanitiaan link : https://tinyurl.com/y5n3p26g) ( BukuPanduanPelatihan link: https://bit.ly/32FE83c )  (Presensi Peserta link:  https://bit.ly/32AaIDR ) ( Sertifikat link:  https://bit.ly/31BcrcH )

SRI DANTI ANWAR : PENTINGNYA PERAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL

Jakarta, 20 Juli 2020

Setelah Presiden RI menghimbau pada tanggal 15 Maret 2020 tentang belajar, bekerja dan beribadah di rumah, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi mulai membatasi kegiatan belajar mengajar tak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH).

Berdasarkan Surat Edaran 022/Ketua SMRH/III/2020 tentang Kegiatan Pembelajaran Stikes Mitra RIA Husada Ketua SMRH memutuskan selama situasi dalam keadaan bencana non alam (Force Majeure) pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2O2O pelayanan akademik dan non akademik di lingkungan Kampus SMRH dilakukan secara daring.

Kemudian untuk kegiatan Perkuliahan/Pembelajaran semester genap sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilaksanakan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Long Distance Learning (LDL) yang akan dikoordinasikan oleh masing – masing Ketua Program Studi yang digunakan oleh masing – masing dosen disesuaikan dengan situasi dan kondisi dosen serta mahasiswa.

Dalam surat edaran tersebut Ketua SMRH juga memerintahkan untuk menarik seluruh mahasiswa dari lahan praktikum dan menunda kegiatan di lahan praktikum sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020.

Sedangkan untuk mahasiswa yang akan melakukan pembayaran semester genap di arahkah untuk melakukan transaksi melalui transfer Bank Mandiri dengan tujuan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Mitra RIA Husada di nomor rekening 129.000.4978.538

Ketua SMRH juga menghimbau untuk tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali sangat mendesak dan apabila diperlukan melakukan tes kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas.

 

Tim Humas dan Marketing SMRHDi era pandemi dan new normal saat ini, peran tenaga kesehatan sangat
penting dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat umum
untuk menangani berkembangnya dan tertularnya wabah virus corona yang terjadi
di berbagai belahan dunia tak terkecuali yang terjadi di Indonesia.

 

 

Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) Jakarta, menjadi salah satu
kampus kesehatan yang juga konsen membantu pemerintah dalam upaya mengahadapi
wabah covid-19 di era new normal yang diterapkan pemerintah saat ini. New
normal adalah adaptasi kebiasaan baru dalam rangka menuju masyarakat produktif,
aman dari covid-19.

 

Para tenaga kesehatan berkompeten dari Program Studi S1 Kesehatan
Masyarakat SMRH Jakarta, mengelola penerapan protokol kesehatan pencegahan
covid-19, guna mensosialiasikan kepada masyarakat luas untuk tidak takut atau
hawatir menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan dan
menjalankan protokol kesehatan. Untuk membangunan kepercayaan diri dan
produktifitas di era new normal kepada masyarakat, perlu adanya penerapan yang
efektif dalam membantu pemulihan kepercayaan masyarakat untuk kembali
mengunjungi tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, pusat hiburan,
tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya.

 

Tenaga kesehatan masyarakat memiliki peran utama dalam mengedukasi
masyarakat terkait dengan pencegahan penyakit menular dan tidak menular serta
menjaga lingkungan dan masyarakat agar tetap berperilaku untuk hidup bersih,
sehat, taat dan disiplin protokol kesehatan baik di rumah maupun di lingkungan
sekitar, karena perilaku individu adalah kunci keberhasilan dalam menangani
covid-19.

 

Tempat-tempat umum tersebut diatas, sudah saatnya mengelola dan
menerapkan protokol kesehatan di era new normal dengan melibatkan tenaga
kesehatan yang terdidik dan kompeten di bidangnya yaitu Sarjana Kesehatan Masyarakat.
Dengan melibatkan mereka dalam edukasi dan sosialisasi tentang penyakit menular
dan tidak menular, juga tentang perilaku bersih dan sehat. Maka hal ini, dapat
meyakinkan masyarakat dan dapat menimbulkan kepercayaan bagi masyarakat untuk
kembali mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pusat
hiburan, tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya, dengan
perasaan tenang dan nyaman, karena telah terpapar informasi mengenai protocol
kesehatan dari tenaga kesehatan yang terdidik dan mempuni di bidangnya.

 

Lembaga-lembaga
pendidikan tinggi yang mempunyai jurusan kesehatan masyarakat, sudah saatnya
berperan aktif menyalurkan sarjana-sarjana kesehatan masyarakat ke dunia
industri tersebut diatas, demi pengelolaan protokol kesehatan pencegahan covid-19
di era new normal yang lebih efektif dan kredibel.

 

Inilah link
and match antara perguruan tinggi dan dunia industri yang membangun ekosistem
kesehatan masyarakat di era new normal.

BERSAMA MELAWAN PENYEBARAN COVID- 19

Jakarta, 18 Maret 2020

Setelah Presiden RI menghimbau pada tanggal 15 Maret 2020 tentang belajar, bekerja dan beribadah di rumah, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi mulai membatasi kegiatan belajar mengajar tak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH).

Berdasarkan Surat Edaran 022/Ketua SMRH/III/2020 tentang Kegiatan Pembelajaran Stikes Mitra RIA Husada Ketua SMRH memutuskan selama situasi dalam keadaan bencana non alam (Force Majeure) pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2O2O pelayanan akademik dan non akademik di lingkungan Kampus SMRH dilakukan secara daring.

Kemudian untuk kegiatan Perkuliahan/Pembelajaran semester genap sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilaksanakan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Long Distance Learning (LDL) yang akan dikoordinasikan oleh masing – masing Ketua Program Studi yang digunakan oleh masing – masing dosen disesuaikan dengan situasi dan kondisi dosen serta mahasiswa.

Dalam surat edaran tersebut Ketua SMRH juga memerintahkan untuk menarik seluruh mahasiswa dari lahan praktikum dan menunda kegiatan di lahan praktikum sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020.

Sedangkan untuk mahasiswa yang akan melakukan pembayaran semester genap di arahkah untuk melakukan transaksi melalui transfer Bank Mandiri dengan tujuan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Mitra RIA Husada di nomor rekening 129.000.4978.538

Ketua SMRH juga menghimbau untuk tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali sangat mendesak dan apabila diperlukan melakukan tes kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas.

 

Tim Humas dan Marketing SMRH

Prof Dr Haryono Suyono
Beri Pengarahan pada Visitasi Akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Bidan

Pendiri Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono memberikan pengarahan pada acara Visitasi Akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Bidan di Kampus STIKes Mitra RIA Husada di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020).

Turut hadir Ketua Yayasan YKBRP Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja, Ketua STIKes MRH Dra Sri Danti Anwar MA dan para pengurus yayasan dan dosen STIKes MRH lainnya.

Prof Dr Haryono Suyono (MEDIA MITRA HARYONO SUYONO)

Prof Haryono selaku Ketua Pembina Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP) didampingi oleh Ketua Umum YKBRP, Ibu Milangoni Subiakto, serta Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA selaku Ketua SMRH memberikan arahan dalam acara Visitasi Lapangan Program Studi Profesi Bidan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) Jakarta oleh Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAMPT-Kes) yakni
Ibu Emy Suryani M, M.Mid
Ibu Ismarwati, SKM., SST., MPH
Ibu Siti Nur Endah Hendayani, SST., SKM., M.Kes

Dalam arahan Prof Haryono, disampaikan bahwa peranan bidan sangat penting adanya di bumi pertiwi, karena bidan membina keluarga terkecil, cikal bakal masa depan bangsa. STIKes Mitra RIA Husada sangat konsen terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia khususnya di bidang kesehatan sebagai salah satu Program Prioritas di Era Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2020.

Ketua Pembina adalah Kepala BKKBN periode 1983-1993 yang membina 6000 bidan di Indonesia, beliau sangat paham dan hingga saat ini terus menerus memantau perkembangan bidan di Indonesia. Beliau menekankan bahwa Akreditasi Profesi ini sangat penting diwujudkan hingga nilainya harus UNGGUL sehingga bidan mempunyai semangat untuk melanjutkan studi hingga jenjang profesi. Bidan selalu diminta menjadi garda terdepan oleh masyarakat kecil ketika ada bayi atau anak sakit, juga bidan selalu penuh kasih memberikan pelayanan di Posyandu, Puskesmas dan Pelayanan kesehatan yg lain.

Jika diperlukan apabila hasil akreditasi Prodi Profesi Bidan SMRH kali ini belum unggul, diminta tahun depan atau 6 bulan dari sekarang kalau diperlukan diajukan akreditasi kembali hingga hasilnya menjadi UNGGUL. (MDP)

 

 

 

Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Cibubur, Jakarta Timur, 7 Februari 2020 Pukul 15:30 WIB,

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA selaku Ketua STIKes Mitra RIA Husada didampingi oleh Wakil Ketua II Bidang Non Akademik, Ibu Dra. Ninin Nirawaty, MEd.PA berbincang – bincang dengan Perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI (Bapak Ikhsan, Ibu Nani dan Bapak Yuri) membicarakan tentang Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA sekaligus mempromosikan kepada perwakilan KPPPA terkait upaya SMRH mendukung upaya menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, serta peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga melalui konsulen tenaga kesehatan yg dihasilkan oleh SMRH.

ASEAN Stategic Framing On Gender Mindstreaming

Cibubur, Jakarta Timur, Jumat, 7 Februari 2020, Pukul 11:00 WIB,

Ketua STIKes Mitra RIA Husada (SMRH), Dra. Sri Danti Anwar, MA sedang berbincang – bincang dengan Konsultan US-Prospect yakni Miss Nasima dari Inggris, dan Miss Seema dari Washington DC.

Pertemuan tersebut mendiskusikan tentang ASEAN Stategic Framing On Gender Mindstreaming, di mana Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA memberikan arahan – arahan terkait Kerangka Strategic Pengarus Utamaan Gender .

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA adalah salah satu member ASEAN Commision on the Promotion and Protection of the Right of Women and Children (ACWC).

Ibu Ketua SMRH sekaligus mempromosikan keberadan SMRH, yang secara kebetulan Miss Seema fokus dari latar belakang Kesehatan Reproduksi.

WACANA IMPLEMENTASI KERJASAMA PENGELOLAAN LAHAN ANTARA SMRH DENGAN TRUBUS

(Selasa, 4 Februari 2020) Ketua STIKes Mitra RIA Husada (SMRH) sedang berbincang – bincang dengan Ibu Raffi dan Tim dari Trubus Bina Swadaya di Toko Trubus Cimanggis Depok membicarakan implementasi kerjasama pengelolaan lahan antara SMRH dengan Trubus pada tahun 2020 yang bertujuan untuk Pengabdian kepada Masyarakat, memberikan pelatihan kepada masyarakat lingkungan sekitar lingkungan Kampus serta memberdayakan Mahasiswa dan Dosen SMRH untuk berkonstribusi terhadap lingkungan SMRH menjadi lahan non produktif menjadi kebun bergizi.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Jl. Karya Bhakti No.3, RT.8/RW.7, Cibubur, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13720