profil Politeknik Kesehatan MRH

Mencetak Tenaga Kesehatan Vokasi yang Unggul, Profesional, dan Siap Mengabdi.

Jejak Langkah & Transformasi Kami

Berdiri di bawah naungan Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan, institusi kami memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan kesehatan di Indonesia. Bermula dari dedikasi untuk mencetak tenaga medis berkualitas melalui Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra RIA Husada, kami kini bertransformasi menjadi Politeknik Kesehatan MRH.

Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan industri layanan kesehatan modern yang semakin membutuhkan lulusan vokasi (Diploma 3 dan Sarjana Terapan/D4). Dengan format Politeknik, kami merancang ekosistem pendidikan yang lebih dinamis—mengurangi beban teori murni di kelas dan memperbesar porsi praktik klinis secara langsung. Kami percaya bahwa keahlian medis terbaik diasah melalui pengalaman nyata, presisi dalam bertindak, dan penyelesaian tugas (task-based) yang terukur di fasilitas pelayanan kesehatan sesungguhnya.

Visi Kami

“Menjadi Politeknik Kesehatan swasta rujukan di tingkat nasional yang unggul dalam pendidikan vokasi, menghasilkan tenaga kesehatan yang adaptif, kompeten secara teknis, dan berdaya saing global pada tahun 2030.”

Misi Kami

  • Pendidikan Vokasi Terapan: Menyelenggarakan proses belajar mengajar yang berpusat pada mahasiswa dengan komposisi 70% praktik lapangan dan 30% teori, guna memastikan kesiapan kerja lulusan.
  • Penelitian Berdampak: Melaksanakan penelitian terapan di bidang kesehatan masyarakat dan kebidanan yang menghasilkan solusi nyata bagi permasalahan kesehatan di lapangan.
  • Pengabdian Masyarakat: Mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan untuk meningkatkan taraf hidup dan derajat kesehatan masyarakat binaan.
  • Kemitraan Strategis: Membangun dan memperluas sinergi dengan rumah sakit, klinik, puskesmas, dan dunia industri untuk menunjang lahan praktik dan serapan tenaga kerja alumni.

Tujuan Kami

Menghasilkan Ahli Madya dan Sarjana Terapan kesehatan yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga memiliki etos kerja yang tinggi, berorientasi pada hasil (keselamatan dan kepuasan pasien), serta memegang teguh kode etik profesi kesehatan.