Andi J Rifiana : STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Hadir di SMA

Gemari-Jakarta, 15 September 2021. Ketua Badan Penyelengara (BP) STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan, pejabat struktural dan tenaga pendukung termasuk diantaranya para kepala bagian umum, keuangan, Humas dan Marketing, pimpinan P3M serta beberapa kepada bagian lainnya. (Selasa, 14 September 2021).

Wakil Ketua II STIKes MRH Jakarta, Dra Ninin Nirawaty, MEd,PA menjelaskan berbagai tugas dan fungsi dari stuktur organisasi yang berada di STIKes MRH secara terperinci dan dilanjutkan dengan penjelasan dari masing-masing bagian terkait dengan kegiatan yang telah dan akan dilakukan serta pencapaiannya, termasuk adanya kendala yang dihadapi. Seperti halnya yang dilaporkan dari bagian Kepala Bagian Marketing dan Kerjasama, Ibu Daniah, S.SIT, MKM, bahwa bagian ini telah mempromosikan STIKes MRH melalui sistem online dan offline, dan terus menambah dan memperpanjnag kerjasama yang habis masa berlakunya termasuk diantaranya dengan dinas kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, klinik dan juga PMB, serta terus menerus memperluas jaringan guna mendapatkan jumlah mahasiswa yang diharapkan. Program jangka pendek akan segera dilakukan kunjungan ke SMA/SMK di sekitar Jabodetabek guna lebih mempererat hubungan STIKes MRH dengan sekolah-sekolah dimaksud. Para alumni juga dilibatkan dalam kegiatan pencarian calon mahasiswa baru.  

Sementara itu Kepala P3M, Dr Nina Martha Fitri, S.SIT, MPd menyampaikan bahwa misi utamanya P3M adalah meningkatkan kemampuan dan peran dosen dan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, menyelenggarakan dan memberikan pelatihan dan konsultasi, menyebarkan hasil penelitian dan mengembangka kualitas srtikel, jurnal dan publikasi yang berstandar nasional dan internasional.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes menekankan bahwa STIKes MRH Jakarta ini memiliki prospek yang sangat baik di masa depan, namun karena adanya Pandemi Covid 19 ini berdampak pada penerimaan mahasiswa baru, untuk itu semua diharapakan membuat rencana untuk proses penerima mahasiswa untuk tahun depan. Kepada seluruh bagian, selama pandemi ini diharapkan kerja secara bergantian dan tidak boleh kampus dalam keadaan kosong. Kepada kepala bagian SDM diharapkan terus memantau kegiatan dan kemajuan para dosen terutama dalam proses penelitian.

Dalam rangka menjaring mahasiswa baru, Dr Mulyono D Prawiro menyarankan dan memberikan semacam tekanan agar semua dosen, tenaga pendukung dan karyawan yang berada di STIKes MRH agar membantu bidang Marketing untuk mencari mahasiswa baru untuk tahun depan, dengan demikian semua diharapan ikut serta berpartisipasi dalam memajukan perguruan tinggi ini. Khusus untuk P3M, diharapkan agar segera mencari sumber dana lain di luar STIKes MRH untuk pengembangan dan penelitian seperti mencari informasi-informasi dari perguruan tinggi lain yang berhasil mendapatkan dana hibah penelitan dari Kemendikbudristek atau perusahaan yang ada di sekirar kampus, demikian tambahnya.

Acara rapat koordinasi ditutup oleh Ketua STIKes Mitra RIA Husana Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA 

Sumber Berita : https://gemari.id/gemari/2021/9/15/andi-j-reviaan-stikes-mitra-ria-husana-jakarta-akan-hadir-di-sma

STIKes Mitra RIA Husada Bergarak Aktif Dimasa Pandemi dan Memperluas Jaringan

Gemari.id- JAKARTA : Bertempat di kawasan Cibubur Jakarta Timur, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA menggelar pertemuan khusus dengan Ketua dan Sekretaris Badan Penyelenggara STIKes MRHJ dan menghadirkan Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat beserta para pejabat stutural di lingkungan Prodi Kesmas serta para dosen Kesehatan masyarakat, Selasa 31 Agustus 2021.

Dalam kesempatan itu, Danti menegaskan bahwa seluruh jajarannya ingin berhubungan lebih akrab lagi dengan Ketua Yayasan dan para pengurus yang baru, untuk itu dia ingin sekali mendapatkan masukan agar STIKes MRHJ yang dipimpinnya lebih maju dan berkembang di masa yang akan datang. Sementara itu Ketua program studi S1 Kesmas, dr H. E. Kusdinar Achmad, MPH, menjelaskan tentang kondisi dan berbagai rencana kegiatan yang sudah maupun yang belum dilaksanakan pada tahun ini. Disamping itu ia juga memperkenal masing-masing dosen yang ada di bawah koordinasinya.

Ketua Badan Penyelenggara yang mewakili Ketua Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Dr. dr. Andi Julia Refiana, MKes, menyampaikan harapannya agar semua dosen di lingkungan STIKes MRHJ terutama dosen pada Prodi Kesmas harus mengikuti proses SERDOS, dan semua dosen diharapkan nantinya bisa memperoleh gelar doktor. Disamping itu, meskipun saat ini masih dalam kondisi Pandemi, ini tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak bergerak, kita semua harus tetap bergerak dan aktif serta semangat di masa pandemi ini. Untuk mengejar akreditasi, penelusuran alumni harus diaktifkan kembali  dan pelatihan-pelatihan harus diaktifkan sesuai kompetensi masing-masing terutama kerjasama dengan Hiperkes, tambahnya.

Sementara Sekretaris BP, Dr Mulyono D Prawiro, secara khusus menyampaikan rasa bahagianya bisa bertatap muda dan bertemu langsung dengan Kaprodi dan seluruh dosen S1 Kesehatan Masyarakat. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kehadiran di STIKes MRHJ bukan untuk mengawasi ataupun mencari kesalahan/kelemahan dari pimpinan STIKes MRHJ maupun para dosennya, tetapi kehadiran di lingkungan kampus hijau ini untuk membantu dan berusaha ikut serta memajukan perguruan tinggi ini agar lebih dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas, ujarnya.

Diakhir sambutannya, Mulyono mengajak semua dosen untuk memperkuat rasa percaya diri yang tinggi, saling bekerja sama dengan teman sejawat dan yang paling penting harus dapat bekerja secara gotong-royong serta saling menghargai satu sama lainnya. Sudah saatnya STIKes MRHJ harus membangun dan memperluas jaringan, terutama pada instutusi pendidikan dan kesehatan. Perlu pula diadakan pendekatan secara khusus dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, terutama pada Dirjen Dikti dan LLDIKTI wilayah 3 “pungkasnya.

sumber : https://gemari.id/gemari/2021/9/1/stikes-mitra-ria-husada-bergarak-aktif-dimasa-pandemi-dan-memperluas-jaringan

Haryono Suyono Beri Arahan di Acara Serah Terima Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Haryono Suyono Beri Arahan di Acara Serah Terima Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Jakarta – Ketua Pembina Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Prof. Dr. Haryono Suyono, memberikan pengarahan pada acara serah terima direktur Badan Penyelenggara (BP) STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dari Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja kepada Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes. Kamis (26/8/2021) di kampus STIKes MRHJ di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan ini, Haryono mengajak agar BP yang baru untuk berkonsentrasi pada penambahan mahasiswa baru. Dia menceritakan bahwa kebutuhan bidan di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, dan dulu pernah setiap desa memiliki satu bidan, sementara saat agak berkurang sehingga perlu penambahan bidan yang cukup banyak.

“Dalam mencari calon mahasiswa perlu menghubungi Gubernur atau Bupati/Walikota yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap kesehatan di daerahnya. Harus memiliki hubungan yang lebih erat dengan pimpinan daerah untuk menawarkan agar mereka bisa mengirim calon mahasiswa nya ke STIKes MRHJ. Bila perlu memberikan contoh dari mahasiswa yang berprestasi agar memiliki daya tarik tersendiri dan membuat mereka tertarik dengan STIKes MRHJ,” ujar Haryono bercerita pengalaman masa lalu.

Mantan Menko Kesra dan Taskin ini juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap direktur BP yang lama, Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja atas kerja keras nya selama ini dan mengucapkan selamat bertugas kepada direktur BP yang baru Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes.

“Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada bangsa ini,” pungkas Haryono.

Sementara, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra. Sri Danti Anwar, MA., menceritakan kondisi kampus dengan berbagai fasilitas yang ada, dan disampaikan pula bahwa STIKes telah berkerjasama dengan TRUBUS dalam program penghijauan dan pembibitan tanaman.

“Kampus STIKes MRHJ juga dikenal dengan nama kampus hijau. Sejak Pandemi banyak kendala dalam proses belajar mengajar, namun tetap yakin bahwa STIKes MRHJ akan mendapat calon mahasiswa yang banyak dengan informasi yang konsisten yang selama ini dilakukan,” terangnya.

Ketua YKBRP yang lama, Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja, juga mengungkapkan terima kasih kepada ketua Pembina Prof. Dr. Haryono Suyono yang telah memberi kepercayaan sebagai ketua YKBRP, dan mengembangkan terima kasih yang telah memilih ketua yang baru yang relatif muda dan berharap bisa bekerja semakin lincah dan apa yang selama ini kurang agar bisa dilengkapi.

“Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pimpinan, dosen dan karyawan STIKes MRHJ yang telah membantu nya selama ini dan mohon maaf bila selama memimpin agak keras dalam menyampaikan sesuatu,” ujarnya.

Ketua umum terpilih Ibu Efin Soehada, S.E, M.Si., dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa meskipun telah terjadi pergantian pengurus, namun masih banyak pengurus lama masih tetap dalam organisasi dan diharapkan tetap membantu dan masih dimohon petunjuk dan arahannya.

“Saya berharap agar kita semua bisa menghidupkan kampus, dan yang paling penting berusaha keras untuk mendapat mahasiswa sebanyak-banyaknya. Dalam mencari calon mahasiswa, Jangan tergantung pada bagian pemasaran saja, tetapi semua harus menjadi bagian promosi, jadi semuanya termasuk dosen harus bisa mencari calon mahasiswa sebanyak-banyaknya. Kampus bisa hidup dan berkembang bila mahasiswanya banyak,” ujarnya.

Di akhir pertemuan Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta yang baru, Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes, mengajak semua mengembalikan kejayaan Kampus. “Kita kembalikan masa kejayaan STIKes MRHJ seperti masa lalu,” pungkasnya. @red. (sumber berita : http://sindikatpost.com/2021/08/26/haryono-suyono-beri-arahan-di-acara-serah-terima-direktur-bp-stikes-mitra-ria-husada-jakarta/)

Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini


Jakarta, Koranpelita.com

Prof Dr Haryono Suyono tampil sebagai pembicara utama dalam acara Webinar yang diselenggarakan STIKes Mitra RIA Husada, Sabtu 24 April 2021.

Ketua STIKes Mitra RIA Husada, Dra Sri Danti Anwar, MA membuka Webinar Nasional Hari Kartini membahas Seberapa Penting Pendewasaan Usia Perkawinan Anak Dalam Mewujudkan Kesehatan Perempuan yang Berkualitas.
Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo menjadi narasumber bersama Zoemrotin, Lenny N Roosalin, Hj Ella Royati dan moderator dr. H. Engkus Kusdinar Achmad, MPH.

Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini, karena itu sangat penting bagi keberlanjutan bangsa dan negara Indonesia.

Memelihara kesehatan dan pendidikan harus dimulai sejak dini agar bisa tumbuh dengan baik, karena pemeliharaan kesehatan itu sangat vital, dan menjadi target utama.

STIKes mendidik bidan guna mendukung peran perempuan, bidan bisa membantu wanita terus sehat. Bidan juga bisa menjadi tenaga ahli yang luar biasa, sehingga bidan harus memberikan petunjuk kepada para calon ibu agar menikah pada usia yang disarankan.

Mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada harus bisa mengikuti kuliah merdeka dan bisa belajar melalui internet dan media lainnya.

Dengan adanya sanggar Lansia diharapkan para lansia bisa bersilaturahmi sesama Lansia sehingga mereka bisa ada kegiatan dan berumur panjang.

Bidan juga bisa mengantar budaya baru dan keluarga sejahtera disertai dengan norma baru lebih cepat diadopsi oleh wanita berpendidikan.

Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo ( Ketua Umum PPI ) berbicara dengan topik Peranan PPI sebagai bagian dari Aliansi Pita Putih Global dalam mewujudkan Kesehatan Perempuan Berkualitas Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan.

Dra Leni N Rosaline , M.S.c ( Deputi Mentri Bidang Kesetaraan Gender ) dengan topik Kebijakan Dan Program Pemerintah Indonesia Tentang Pendewasaan Usia Perkawinan anak untuk Mewujudkan Perempuan Indonesia yang Berkualitas.

Zoemrotin K ( Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan ) dengan topik Pengalaman YKP dalam mengadvokasi tentang Pendewasan Usia Perkawinan anak Untuk mewujudkan Kesehatan Perempuan Yang Berkualitas.

Bidan Hj.Ella Royati,S.ST.,M.Kes (Mahasiswi Prodi Profesi Bidan SMRH Jakarta) dengan topik Dampak Pernikahan Usia Anak Perempuan Pada Kesehatan Reproduksi ( Dari Sisi Pengalaman Praktisi Bidan ). (D)

sumber : https://koranpelita.com/2021/04/24/haryono-suyono-kesehatan-dan-pendidikan-dimulai-sejak-dini/

Masyarakat Sangat Membutuhkan Informasi Kesehatan Dan Gizi Keluarga


28 Februari 2021 17:30 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id –
JAKARTA: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI)
hendaknya maju ke depan, mengajak orang-orang atau lembaga yang memiliki
pengaruh di masyarakat, agar memberikan informasi tentang pentingnya
kesehatan dan gizi keluarga. Dalam rangka memperkuat daya tahan tubuh di
masa Pandemi Covid 19 seperti yang terjadi sekarang ini.

Ajakan tersebut dikemukakan Prof Dr Haryono Suyono, dalam sambutannya
saat menjadi nara sumber secara virtual, pada acara Seminar Online
Tentang Peran Ketahanan Kesehatan Keluarga, yang diselenggarakan FKM-UI
bekerja sama dengan STIKes Mitra RIA Husada, dari Jakarta, Sabtu
(27)2/2021) sore.

Dikemukakannya, kita perlu mendidik rakyat untuk bertingkah laku
sangat pro pada gizi keluarga. Tidak saja tahu atau tidak pandai, tetapi
bertingkah laku makan bergizi di mana mana. Utamanya, saat mereka yang
sedang hamil dan mereka yang sudah lansia.

Pasalnya, mernurut Pakar Pemberdayaan Keluarga itu, stunting itu
tidak muncul secara mendadak, tetapi perlu waktu lama sangat lama. Untuk
itu, dalam penanganannya harus melibatkan banyak orang terutama para
kepala desa dan pimpinan daerah.

Dalam upaya penanganan stunting, keluarga memerlukan masukkan gizi
yang sangat baik. Hal itu, kata Haryono, dimulai sejak ibu hamil, harus
sudah diberikan makan makanan yang bergizi.

Selain Haryono Suyono, acara seminar online tersebut juga
menghadirkan dua pembicara lain. Yakni Prof Dr drg Sandra Fikawati MPH
dengan materi “Peran Gizi Keluarga di Era Pandemi Covid-19”, dan Prof Dr
Endang Anhari MOH drPH dengan materi “Pencegahan Stunting dalam
Keluarga di Era Pandemi Covid-19”.***

https://m.suarakarya.id/detail/128636/Masyarakat-Sangat-Membutuhkan-Informasi-Kesehatan-Dan-Gizi-Keluarga

Pelatihan Healthy Mom, Baby Massage and SPA

Massage/pijat merupakan terapi sentuh tertua dan terpopuler yang dikenal manusia. Pijat telah lama dilakukan hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan diwariskan secara turun temurun. Pijat tersebut bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengembalikan tubuh menjadi segar bugar kembali.  Pijat dapat diterapkan di semua kalangan umur mulai dari bayi hingga dewasa.

Program pelatihan ini ditujukan bagi tenaga kesehatan khusunya mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan yang ada di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Kompetensi ini akan meningkatkan kepercayaan diri bidan dalam Laporan Pelatihan memberikan pelayanan kebidanan yang komprehensif, serta menumbuhkan jiwa berwira usaha bagi bidan.  Selain itu pelatihan ini sebagai kompetensi/kurikulum unggulan Program Studi sehingga dijadikan pelatihan yg wajib di laksanakan dan dikuti oleh Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan. Berdasarkan hal tersebut diatas perlu dipersiapkan tenaga-tenaga bidan yang mampu memberikan asuhan prima untuk asuhan sayang ibu dan bayi dalam melakukan asuhan kebidanan. Masa pandemi Covid-19 masih menimbulkan ketidakpastian dalam dunia pembelajaran khususnya pada pelatihan, situasi ini berdampak pada beberapa kebijakan termasuk pada pola pelatihan Healthy Mom, Baby Massage And Spa sehingga pelatihan ini menggunakan metode daring WhatsApp Group, Live Zoom dan Google Form serta mekanisme pelaksanaan yang sudha disipakan oleh provaider IHCA.

Pelatihan ini dibuka secara virtual langsung oleh Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta ibu Sri Danti Anwar MA dan  pihak provaider IHCA (Indonesian Holistic Care Association) yaitu bunda Suratmi. Pelatihan ini berlangsung selama 15 hari dimulai pada tanggal 03 sampai dengan tanggal  15 Agustus 2020. Jumlah peserta dalam pelatihan ini berjumlah 129 terdiri dari Prodi Sarjana Terapan Kebidanan 90 mahasiswa, prodi Profesi Bidan 33 mahasiswa serta para dosen 6 dosen. Fasilitas yang didapat oleh masing-masing peserta antara lain : Modul materi, 2 sertifikat, video pembelajaran praktik seragam kaos dan goodie bag.

Adapun metode dalam pelatihan ini adalah online dengan menggunakan WhatsApp Group, Live Zoom, Google Form dna Telegram. Setiap harinya para peserta di share video praktk, penjelasan mtaeri dengan live zoom, diskusi taya jawab dengan para faslitator dan peserta. Evaluasi dalam setiap keterampilan dalam bentuk penugasan berupa pembuatan video praktik dan diberikan feedback oleh tim fasilitator IHCA lewat WhatsApp Group ataupun Telegram.

Tentunya materi dalam pelatihan ini terkait dengan asuhan pelayanan komplementer yakni pada kehamilan, nifas dan bayi, seabagai berikut :

Akhir dari penelitian ini seluruh peserta kompeten dan dinyatakan lulus diumumkan pada acara yudisium pelatihan sekaligus penutupan kegitan pelatihan ini. Kelulusan diumumkan oleh bunda Miya Prakoso selaku Manager IHCA.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus diterbitkannya sertifikat. Harapan panitia adalah seluruh peserta mendapatkan manfaat yang berarti dari kegiatan Pelatihan Touch Training: Healthy Mom, Baby Massage And Spa ini dan secara tidak langsung memberikan manfaat untuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan, dan tentunya bagi mahasiswa dapat menambah keterampilan pada asuhan kebidanan pelayanan komplementer.  (SK Panitia Pelatihan Healty Mom, BM, Spa-ICHA link : https://bit.ly/2EVOcNH ) (Materi link: https://tinyurl.com/y4twwrh3 )

Kelas Pelatihan Online Media Pembelajaran

Sesuai arahan Presiden dan Mendikbud seta LLDIKTI Wilayah III untuk selalu dapat menaati arahan dan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pemerintah. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tertanggal 17 Maret 2020 untuk melaksanakan work from home (WFH). Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan diperkenankan untuk bekerja dari rumah, tanpa mengurangi kinerja, tidak mempengaruhi tingkat kehadiran dan tidak mempengaruhi tunjangan kinerja. Selain itu, terdapat juga Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1 tertanggal 16 Maret 2020 yang salah satu poinnya adalah memberlakukan penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk Perguruan Tinggi di wilayah masing-masing, dan menyarankan mahasiswa untuk melakukan pembelajaran dari rumah.

Menaggapi hal di atas tentunya STIKES Mitra RIA Husada Jakarat tidak diam saja,  kami berupaya beradaptasi dan memenuhui semua kebutuhan dari para dosen dan mahasiswa. Salah satunya kebutuhan untuk pilihan melakukan pembelajaran secara daring. Memang tidak mudah dilakukan,  Pertama, memerlukan kesiapan perangkat dan tentu paket data internet yang masih dikelola secara mandiri. Kedua, tidak semua dosen dan mahasiswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan perkuliahan secara digital. Revolusi industri 4.0 memungkinkan kita melakukan inisiatif terbarukan untuk memaksimalkan fungsi komunikasi, transfer informasi, dan pengetahuan. penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini kami pun melakukan berbagai media pembelajaran jarak jauh pun dicoba dan digunakan. Sarana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online antara lain, E-learning, aplikasi zoom, Google Classroom, YouTube, maupun media sosial whatsapp. Sarana-sarana tersebut dapat digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran seperti di kelas. Dengan menggunakan media online tersebut, maka secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh mahasiswa maupun Dosen.

Dalam mendukung  semua dosen dan mahasiswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan perkuliahan secara digital. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta berupaya untuk memfasiltasi dosen dan mahasiswanya dengan menyelenggarakan “Pelatihan kelas online Metode Pembelajaran dengan pemanfaatan platform Quiziz, Edmodo, Google Form dan Camtasa Studio”. Pelatihan ini diselenggarakan dengan berkolaborasi/kerjasama dengan Dunia Akademisi.

Kelas pelatihan media pembelajaran ini dilakukan secara online menggunakan sarana WhatsApp, Youtube, dan Google Class. Peserta yang mengikuti dari kegiatan Pelatihan ini antara lain : Seluruh dosen SMRH dan mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan, Profesi Bidan, S1 Kesehatan Masyarakat dan D-III Kebidanan. Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan ini adanya peningkatan kemampuan sivitas akademika (tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa) khususnya dalam menggunakan beberapa metode pembelajaran daring.

Pelatihan ini sangat menarik bagi peserta terlihat pada  peserta yang antusias aktif dan respon selama pelatihan  begitu pula  saat menyelesaikan tugas dengan baik dan  segera. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 15 s/d 19 Juli 2020, dengan waktu pelatihan 19.30 s/d 21.30 WIB, dengan tempat dimasing masing peserta. Adapaun materi pelatihannya:

Akhir dari penelitian ini seluruh peserta kompeten dalam penggunan media pembelajaran dan dinyatakan lulus  dengan terbukti dengan adanya terbit sertifikat. Semoga dengan adanya pelatihan ini para dosen dan mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan lebih baik dan berkualitas. ( SK Pelatihan Pembelajaran Daring-Fin link : ( SK Kepanitiaan link : https://tinyurl.com/y5n3p26g) ( BukuPanduanPelatihan link: https://bit.ly/32FE83c )  (Presensi Peserta link:  https://bit.ly/32AaIDR ) ( Sertifikat link:  https://bit.ly/31BcrcH )

SRI DANTI ANWAR : PENTINGNYA PERAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL

Jakarta, 20 Juli 2020

Setelah Presiden RI menghimbau pada tanggal 15 Maret 2020 tentang belajar, bekerja dan beribadah di rumah, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi mulai membatasi kegiatan belajar mengajar tak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH).

Berdasarkan Surat Edaran 022/Ketua SMRH/III/2020 tentang Kegiatan Pembelajaran Stikes Mitra RIA Husada Ketua SMRH memutuskan selama situasi dalam keadaan bencana non alam (Force Majeure) pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2O2O pelayanan akademik dan non akademik di lingkungan Kampus SMRH dilakukan secara daring.

Kemudian untuk kegiatan Perkuliahan/Pembelajaran semester genap sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilaksanakan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Long Distance Learning (LDL) yang akan dikoordinasikan oleh masing – masing Ketua Program Studi yang digunakan oleh masing – masing dosen disesuaikan dengan situasi dan kondisi dosen serta mahasiswa.

Dalam surat edaran tersebut Ketua SMRH juga memerintahkan untuk menarik seluruh mahasiswa dari lahan praktikum dan menunda kegiatan di lahan praktikum sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020.

Sedangkan untuk mahasiswa yang akan melakukan pembayaran semester genap di arahkah untuk melakukan transaksi melalui transfer Bank Mandiri dengan tujuan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Mitra RIA Husada di nomor rekening 129.000.4978.538

Ketua SMRH juga menghimbau untuk tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali sangat mendesak dan apabila diperlukan melakukan tes kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas.

 

Tim Humas dan Marketing SMRHDi era pandemi dan new normal saat ini, peran tenaga kesehatan sangat
penting dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat umum
untuk menangani berkembangnya dan tertularnya wabah virus corona yang terjadi
di berbagai belahan dunia tak terkecuali yang terjadi di Indonesia.

 

 

Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) Jakarta, menjadi salah satu
kampus kesehatan yang juga konsen membantu pemerintah dalam upaya mengahadapi
wabah covid-19 di era new normal yang diterapkan pemerintah saat ini. New
normal adalah adaptasi kebiasaan baru dalam rangka menuju masyarakat produktif,
aman dari covid-19.

 

Para tenaga kesehatan berkompeten dari Program Studi S1 Kesehatan
Masyarakat SMRH Jakarta, mengelola penerapan protokol kesehatan pencegahan
covid-19, guna mensosialiasikan kepada masyarakat luas untuk tidak takut atau
hawatir menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan dan
menjalankan protokol kesehatan. Untuk membangunan kepercayaan diri dan
produktifitas di era new normal kepada masyarakat, perlu adanya penerapan yang
efektif dalam membantu pemulihan kepercayaan masyarakat untuk kembali
mengunjungi tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, pusat hiburan,
tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya.

 

Tenaga kesehatan masyarakat memiliki peran utama dalam mengedukasi
masyarakat terkait dengan pencegahan penyakit menular dan tidak menular serta
menjaga lingkungan dan masyarakat agar tetap berperilaku untuk hidup bersih,
sehat, taat dan disiplin protokol kesehatan baik di rumah maupun di lingkungan
sekitar, karena perilaku individu adalah kunci keberhasilan dalam menangani
covid-19.

 

Tempat-tempat umum tersebut diatas, sudah saatnya mengelola dan
menerapkan protokol kesehatan di era new normal dengan melibatkan tenaga
kesehatan yang terdidik dan kompeten di bidangnya yaitu Sarjana Kesehatan Masyarakat.
Dengan melibatkan mereka dalam edukasi dan sosialisasi tentang penyakit menular
dan tidak menular, juga tentang perilaku bersih dan sehat. Maka hal ini, dapat
meyakinkan masyarakat dan dapat menimbulkan kepercayaan bagi masyarakat untuk
kembali mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pusat
hiburan, tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya, dengan
perasaan tenang dan nyaman, karena telah terpapar informasi mengenai protocol
kesehatan dari tenaga kesehatan yang terdidik dan mempuni di bidangnya.

 

Lembaga-lembaga
pendidikan tinggi yang mempunyai jurusan kesehatan masyarakat, sudah saatnya
berperan aktif menyalurkan sarjana-sarjana kesehatan masyarakat ke dunia
industri tersebut diatas, demi pengelolaan protokol kesehatan pencegahan covid-19
di era new normal yang lebih efektif dan kredibel.

 

Inilah link
and match antara perguruan tinggi dan dunia industri yang membangun ekosistem
kesehatan masyarakat di era new normal.

BERSAMA MELAWAN PENYEBARAN COVID- 19

Jakarta, 18 Maret 2020

Setelah Presiden RI menghimbau pada tanggal 15 Maret 2020 tentang belajar, bekerja dan beribadah di rumah, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi mulai membatasi kegiatan belajar mengajar tak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH).

Berdasarkan Surat Edaran 022/Ketua SMRH/III/2020 tentang Kegiatan Pembelajaran Stikes Mitra RIA Husada Ketua SMRH memutuskan selama situasi dalam keadaan bencana non alam (Force Majeure) pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2O2O pelayanan akademik dan non akademik di lingkungan Kampus SMRH dilakukan secara daring.

Kemudian untuk kegiatan Perkuliahan/Pembelajaran semester genap sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilaksanakan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Long Distance Learning (LDL) yang akan dikoordinasikan oleh masing – masing Ketua Program Studi yang digunakan oleh masing – masing dosen disesuaikan dengan situasi dan kondisi dosen serta mahasiswa.

Dalam surat edaran tersebut Ketua SMRH juga memerintahkan untuk menarik seluruh mahasiswa dari lahan praktikum dan menunda kegiatan di lahan praktikum sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020.

Sedangkan untuk mahasiswa yang akan melakukan pembayaran semester genap di arahkah untuk melakukan transaksi melalui transfer Bank Mandiri dengan tujuan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Mitra RIA Husada di nomor rekening 129.000.4978.538

Ketua SMRH juga menghimbau untuk tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali sangat mendesak dan apabila diperlukan melakukan tes kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas.

 

Tim Humas dan Marketing SMRH

Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Cibubur, Jakarta Timur, 7 Februari 2020 Pukul 15:30 WIB,

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA selaku Ketua STIKes Mitra RIA Husada didampingi oleh Wakil Ketua II Bidang Non Akademik, Ibu Dra. Ninin Nirawaty, MEd.PA berbincang – bincang dengan Perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI (Bapak Ikhsan, Ibu Nani dan Bapak Yuri) membicarakan tentang Penyusunan Proposal ASEAN The Enpowerment Of Women in Economy in Digital Era : Policy Recomendation

Ibu Dra. Sri Danti Anwar, MA sekaligus mempromosikan kepada perwakilan KPPPA terkait upaya SMRH mendukung upaya menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, serta peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga melalui konsulen tenaga kesehatan yg dihasilkan oleh SMRH.